Empat Pandangan Sejarah Umat Baptis

Umat Baptis adalah umat yang unik. Kelompok ini muncul, dapat dikatakan hampir bersamaan dengan Reformasi Martin Luther bahkan sebelum Reformasi Martin Luther, kelompok Baptis sudah muncul di Inggris. Berikut ini ada beberapa pendapat tentang munculnya Umat Baptis.

Teori Yerusalem-Yordan-Yohanes Pembaptis
Pada awal abad 19, sekelompok Umat Baptis membuat pernyataan bahwa Umat Baptis bermula pada pembaptisan Yesus oleh Yohanes Pembaptis di Sungai Yordan. Teori ini muncul untuk menghadapi pandangan bahwa gereja sejati memiliki kelanjutan rasuli, terutama Rasul Petrus yang dianggap sebagai Rasul yang utama. Yang lain berpendapat bahwa Kaum Baptis adalah kelanjutan dari murid-murid Yohanes Pembaptis yang kemudian percaya kepada Yesus (Matius 11:2-10; Kisah Para Rasul 18:24-19:5.) Kesan ini timbul karena kesamaan prinsip yaitu Pertobatan harus mendahului Baptisan. Karena Teori Yerusalem-Yordan-Yohanes Pembaptis ini terlalu dibuat-buat, walaupun ada kesamaan dalam prinsip (Pertobatan harus mendahului Baptisan) tidak dapat dianggap sebagai permulaan umat Baptis.
Dari Teori Yerusalem-Yordan-Yohanes Pembaptis dapat dikenali tekanan umat Baptis. Umat Baptis sangat menekankan pertobatan bukan baptisan. Nama kelompok “Baptis” justru diberikan oleh orang-orang yang sebenarnya menentang kelompok ini. Umat Baptis mula-mula lebih senang disebut

“Orang-orang yang dibaptiskan atas iman pribadi”

Pertanyaan-pertanyaan
1. Apakah dasar bagi anggapan bahwa Umat Baptis bermula dari pembaptisan Yesus oleh Yohanes Pembaptis?
2. Apakah kesamaan ajaran kelompok Baptis dengan murid-murid Yohanes Pembaptis?
3. Pelajaran penting apakah yang dapat disimpulkan dari teori Yerusalem-Yordan-Yohanes Pembaptis?

Teori Kelanjutan Kelompok Anabaptis
Pada akhir abad 19, di kalangan Umat Baptis muncul kritik terhadap pandangan di atas, dan mengemukakan bahwa Gereja Baptis bermula dari kelompok Anabaptis. Karena pandangan pembaptisan orang percaya (pembaptisan setelah pertobatan) berasal dari kelompok Anabaptis.
Pada akhir abad 15 muncul dua kelompok di Inggris yang bertujuan mengembalikan gereja kepada model gereja Perjanjian Baru. Kelompok Separatis yang memisahkan diri dari Gereja Inggris, dan kelompok Puritan yang berusaha mengubah gereja dari dalam.
John Smyth, seorang dari kelompok separatis di Inggris. Kelompoknya berpendapat bahwa gereja haruslah terdiri dari orang-orang yang telah bertobat dan mengaku percaya dan gereja setempat dapat memilih pemimpin gereja itu sendiri, bukan pemerintah atau negara atau Uskup Agung yang memilih pemimpin gereja setempat. Hal ini didasari oleh kepercayaan bahwa setiap orang percaya adalah imam (Imamat yang rajani). Jadi setiap orang percaya memiliki hak yang sama untuk melayani dan untuk mengambil bagian dalam memilih para pemimpin mereka.
Karena tekanan dari gereja resmi akhirnya mereka melarikan diri ke Amsterdam. Di Amsterdam mereka bertemu dangan Kaum Mennonite, kelompok Anabaptis yang didirikan oleh Menno Simons, yang berpendapat bahwa baptisan haruslah diberlakukan bagi orang yang telah percaya (bertobat). John Smyth kemudian membaptis ulang anggota-anggotanya. Prinsip kaum Mennonite tentang ”pertobatan harus mendahului baptisan” akhirnya menjadi prinsip Umat Baptis.

John Smyth melangkah lebih jauh, menyatakan diri bergabung dengan kelompok Mennonite, dan menganut baptisan selam tetapi Thomas Helwys dan pengikut-pengikut John Smyth lainnya menolak bergabung dengan Mennonite. Kelompok Baptis tetap mempertahankan pembaptisan dengan cara menuangkan air di atas kepala. Mereka akhirnya kembali ke Inggris dan berjuang untuk cita-cita mereka dan menghadapi tekanan dari gereja resmi. Thomas Helwys sendiri dipenjara karena prinsip-prinsip yang dianutnya. Akhirnya ia wafat dalam penjara.
Prinsip ‘pertobatan harus mendahului baptisan’ akhirnya berakar kuat dalam kehidupan Umat Baptis. Kelompok Anabaptis sebenarnya tidak dapat dianggap sebagai cikal-bakal Umat Baptis, karena walaupun ada kesamaan dalam ajaran-ajarannya, terdapat juga perbedaan-perbedaan seperti, Anabaptis melarang anggota-anggotanya bersumpah, memasuki dinas militer dan melibatkan diri dalam politik atau pemerintahan negara, sementara Umat Baptis tidak melarang anggota-anggotanya bersumpah dan banyak anggota-anggotanya adalah tentara, aktif dalam politik dan duduk di pemerintahan. Mungkin lebih tepat jika dikatakan bahwa Umat Baptis adalah Saudara Kembar Kelompok Anabaptis.
Kebenaran penting dalam pelajaran ini adalah, Umat Baptis sangat menekankan pertobatan, bukan baptisan. Umat Baptis juga berprinsip bahwa gereja haruslah terdiri dari orang-orang yang telah mengaku percaya (bertobat).

Pertanyaan-pertanyaan
1. Apakah penyebab Umat Baptis melarikan diri dari Inggris ke Amsterdam?
2. Dalam perjumpaan dengan kelompok Mennonite, ajaran apakah yang diterima dan yang tidak diterima mengenai baptisan?
3. Apakah kesamaan dan perbedaan Umat Baptis dengan Kelompok Anabaptis?
4. Apakah pelajaran penting yang dapat disimpulkan dari anggapan Teori Kelanjutan Kelompok Anabaptis ini?

Other Post:  Prinsip-prinsip Umat Baptis

Teori Keturunan Kaum Puritan Inggris.
Sementara Kaum Puritan Inggris berjuang ‘memurnikan’ gereja dari dalam, ada kelompok Puritan yang berusaha dengan menggunakan kekuatan tentara. Kelompok-kelompok yang tidak setuju dengan cara-cara kekerasan akhirnya memisahkan diri, terutama kelompok yang menentang baptisan bayi. Dan dari kelompok inilah muncul Umat Baptis yang lain. Kelompok Baptis yang muncul dari kelompok Separatis Inggris disebut sebagai General Baptist (Baptis Umum) sedangkan Kelompok Baptis yang keluar dari Kaum Puritan Inggris disebut Particular Baptist (Baptis Khusus). Karena hubungan dengan kaum Mennonite, kelompok Baptis Khusus menerima baptisan selam dan hal ini kemudian diikuti juga oleh Kelompok Baptis Umum.
Umat Baptis tidak dapat dikatakan sebagai keturunan kelompok Puritan Inggris tetapi lebih tepat jika dikatakan bahwa di antara kelompok-kelompok puritan Inggris terdapat kelompok yang memiliki prinsip-prinsip Baptis yang akhirnya semakin menjadi jelas bahwa mereka berbeda dengan Kelompok Puritan yang lain.
Kebenaran penting dalam pelajaran ini adalah, Umat Baptis adalah kelompok yang suka bekerja sama dengan kelompok-kelompok Kristen lain, tetapi tetap pada prinsip, bahwa pemaksaan kehendak dan kekerasan bukan cara untuk mencapai tujuan. Juga Umat Baptis adalah ‘umat yang belajar.’ Umat Baptis siap mengubah pandangan yang salah. Kelompok-kelompok Baptis kemudian mengakui bahwa baptisan selam adalah baptisan yang dipakai oleh Jemaat Perjanjian Baru. Tetapi tekanan tidak terletak pada baptisan melainkan pada pertobatan.Pertanyaan-pertanyaan
1. Apakah Umat Baptis muncul dari satu orang atau satu sumber?
2. Apakah penyebab Umat Baptis memisahkan diri dari kelompok puritan lain?
3. Kebenaran penting apakah yang diterima Umat Baptis tentang baptisan?
4. Dua pelajaran penting apakah yang dapat ditarik dari anggapan Teori Keturunan Kaum Puritan Inggris?

Teori Pengaruh Penerjemahan Alkitab
John Wyclif, seorang filsuf dan teolog, pada tahun 1378 menulis buku Kebenaran Kitab Suci. Dengan buku ini ia menyerang gereja resmi dan mengatakan bahwa Alkitab harus menjadi norma yang paling akhir dan tidak ada yang lain. Alkitab harus dipakai untuk menguji gereja, tradisi, konsili dan bahkan Paus. Pada waktu itu, Alkitab hanya dibaca oleh para “rohaniawan” sedangkan anggota-anggota gereja dilarang membaca Alkitab. Karena penghambatan, pada tahun 1414, murid-murid John Wyclif yang disebut kaum Lollard bergerak di bawah tanah, menyebarkan Alkitab ke seluruh Inggris dengan demikian mereka ’mempersiapkan Inggris untuk reformasi’.
Ada pendapat yang mengatakan bahwa Umat Baptis bermula dari kaum Lollard tahun 1414, jadi lebih dahulu dari Reformasi Martin Luther, tetapi sangat lebih tepat jika dikatakan bahwa Umat Baptis muncul karena pengaruh terjemahan Alkitab yang disebarkan kaum Lollard. Umat Baptis tidak muncul sejak tahun 1414 dan tidak juga sebagai kelanjutan kaum Lollard, tetapi pengaruh ajaran Wyclif dan kaum Lollard bahwa Alkitab adalah tolok ukur gereja menjadi dasar munculnya kelompok-kelompok Separatis dan Puritan di Inggris. Sementara Alkitab yang disebarkan secara rahasia oleh kaum Lollard, membantu pembentukan pemahaman kelompok Baptis baik tentang Alkitab itu sendiri maupun seluruh doktrin-doktrinnya.
Kebenaran penting dalam pelajaran ini adalah, Umat Baptis sangat menekankan Alkitab sebagai tolok ukur kehidupan gereja. Gereja Baptis tidak berpedoman pada pengalaman rohani tertentu. Segala sesuatu harus diuji oleh Alkitab. Bagi Umat Baptis, Alkitablah tolok ukur terakhir bukan pengakuan iman, daftar doktrin atau pengalaman rohani tertentu. Dalam Gereja Baptis, pengakuan iman dan daftar doktrin digunakan sebagai pedoman ringkas ajaran iman, tidak lebih tinggi dari Alkitab, tidak sejajar dengan Alkitab dan tidak dapat menggantikan Alkitab.

Pertanyaan-pertanyaan
1. Apakah pengaruh Kaum Lollard terhadap Kaum Baptis?
2. Apakah pelajaran penting yang dapat disimpulkan dari Teori Pengaruh Penerjemahan Alkitab terhadap pandangan Umat Baptis tentang Alkitab?
3. Apakah pemahaman Umat Baptis tentang pengakuan iman dan daftar doktrin dalam hubungan dengan Alkitab?

Rev. Daniel H. Herman, M.Th is a Faculty member of Kalimantan Theological Seminary and Director of Undergraduate Program of Theology and Lecturer in
  • New Testament Greek
  • Comprehensive Exposition of the New Testament
  • The Exposition of The Gospel According to Mark
  • The Exposition of The Acts
  • The Exposition of Prison Letters
  • Jesus' Parables
  • The Life of Lord Jesus

Statements of Faith

I believe that the Bible which consists of 66 books in the original language (Hebrew, Aramaic, and Greek) is the only words of God and that is the only guideline for human life and salvation; the correct interpretation of the Bible is the openly interpretation with other believers; individual interpretation cannot be recognized as a guide to faith and life.

Other Post:  The Bible
Related Reading:

I believe that God is the Creator of the universe that creates from nothing. One God has existed since eternity in three equal persons, Father, Son, and Holy Spirit; Jesus Christ is exist from eternity without beginning with the Father and the Holy Spirit, the true God who had become a true human, born from the virgin Mary, the true God who suffered in true human form, the true God who died as a true human, rose on the third day, ascended to Heaven, rule as King and High Priest of His People and will come again to judge all men; The Holy Spirit is God, who is active and continues to convict the world of sin, truth, and judgment, renew life, anoint, inhabit, teach, explain, gives power to believers to witness, serve, and live holy.

Related Reading:

I believe that humans, by their own choice have sinned, and therefore the Holy God rejects humans so that humans are separated from God, cursed and dead; humans cannot save themselves from curses and death by doing good deeds, worshiping, or carrying out certain ceremonies or religious laws; Jesus' death on the cross is the only manifestation of God's justice and sanctity that punished the sin and form of God's love, so that with Jesus' death, God can accept and forgive humans without tarnishing His holiness and justice. Humans can be cleansed from sin if and only if they repent and accept Jesus Christ as the only Savior and Intermediary; after that, human death becomes the gateway to eternity, every believer who dies receives a new body and eternal life with God, but every person who rejects Jesus Christ, receives eternal punishment.

Related Reading:

I believe that each group of believers in every place is a unique and independent church, which becomes a miniature and visible form of the universal church under the authority of Jesus Christ, the only Head of the Church with the Bible as the only rule and teaching for the church; Unity of the Church is the unity of the purpose of God's mission in the world, not the unity of organizations or certain dogmas; Every member of the church is an independent priest, who binds himself conformity to the purpose of the church by living holy and being a witness of Christ and free to left a church and join an other church.

Related Reading:
Other Post:  Prinsip-prinsip Umat Baptis

Saya percaya bahwa Alkitab yang terdiri dari 66 kitab dalam bahasa asli (Ibrani, Aram, dan Yunani) adalah satu-satunya firman Allah yang menjadi satu-satunya pedoman bagi kehidupan dan keselamatan manusia; penafsiran Alkitab yang benar adalah penafsiran yang dilakukan secara terbuka dan bersama-sama dengan orang percaya lainnya; penafsiran individu tidak dapat diakui sebagai pedoman bagi iman dan kehidupan.

Related Reading:

Saya percaya bahwa Allah adalah Pencipta alam semesta yang menciptakan dari ketiadaan. Allah yang esa ada sejak kekekalan dalam tiga pribadi yang setara, Bapa, Anak, dan Roh Kudus; Yesus Kristus ada sejak kekekalan tanpa awal bersama Bapa dan Roh Kudus, Allah sejati yang telah menjadi manusia sejati, dilahirkan oleh perawan Maria, Allah sejati yang menderita dalam wujud manusia sejati, Allah sejati yang mati sebagai manusia sejati, bangkit pada hari ketiga, naik ke Surga, memerintah sebagai Raja dan Imam Besar bagi Umat-Nya dan akan datang kembali untuk menghakimi semua manusia; Roh Kudus adalah Allah, yang sedang aktif dan terus menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran, dan penghakiman, memperbaharui kehidupan, mengurapi, mendiami, mengajar, menerangkan, memberikan kuasa kepada orang-orang percaya untuk bersaksi, melayani, dan hidup kudus.

Related Reading:

Saya percaya bahwa manusia, atas pilihannya sendiri telah berdosa, dan oleh sebab itu Allah yang Mahasuci menolak manusia sehingga manusia terpisah dari Allah, terkutuk dan mati; manusia tidak dapat menyelamatkan diri sendiri dari kutuk dan kematian dengan cara berbuat baik, beribadah, atau melakukan upacara atau hukum agama yang tertentu; kematian Yesus di salib, adalah satu-satunya wujud keadilan dan kesucian Allah yang menghukum dosa dan wujud kasih Allah yang menghendaki manusia diselamatkan, sehingga dengan kematian Yesus, Allah dapat menerima dan mengampuni manusia tanpa menodai kekudusan dan keadilan-Nya. Manusia dapat disucikan dari dosa jika dan hanya jika bertobat dan menerima Yesus Kristus sebagai satu-satunya Juruselamat dan Perantara; setelah itu, kematian manusia menjadi pintu gerbang kekekalan, setiap orang percaya yang wafat menerima tubuh baru dan hidup kekal bersama Allah, tetapi setiap orang yang menolak Yesus Kristus menerima hukuman kekal.

Related Reading:

Saya percaya bahwa setiap kelompok orang percaya di suatu tempat adalah gereja yang unik dan merdeka, yang menjadi miniatur dan wujud nyata gereja universal di bawah otoritas Yesus Kristus, satu-satunya Kepala Gereja dengan Alkitab sebagai satu-satunya aturan dan ajaran bagi gereja; Kesatuan Gereja adalah kesatuan tujuan misi Allah di dalam dunia, bukan kesatuan organisasi atau dogma tertentu; Setiap anggota gereja adalah seorang imam yang merdeka, yang mengikatkan diri secara sukarela pada tujuan gereja dengan hidup kudus dan menjadi saksi Kristus serta yang merdeka untuk keluar dari atau bergabung dengan kelompok gereja lain.

Related Reading:

Recent Visitors

Visitors

  • 728
  • 1,212
  • 10,497
  • 195,858
Autosurf Websyndic