Kesalahan Kaum Unitarian

Pernyataan Frans Donald bahwa ”,…setiap orang dapat merumuskan iman berdasarkan hati nurani dan akal sehatnya” menunjukkan bahwa iman Frans Donald bergantung pada sesuatu yang lemah.  Iman Kristen tidak bergantung pada hati nurani dan akal sehat, tetapi pada Firman Allah.  Jika akal sehat menjadi ukuran, maka kedudukan akal sehat lebih tinggi daripada Firman Allah.  Semoga Frans Donald siap mengganti dasar imannya dari hati nurani dan akal sehat yang terlalu rapuh dan telah dipengaruhi dosa dengan Firman Allah yang kokoh.

baca juga: Unitarianism in America

baca juga: A Chosen Faith: An Introduction to Unitarian Universalism

Pemahaman Frans Donald tentang Trinitas keliru, Frans Donald seolah mencari jalan tengah.  Saya kuatir iman Frans Donald adalah iman sinkritis alias iman campur aduk.  Buku-buku Frans Donald belum membicarakan Trinitas.  Dalam buku-bukunya, tersirat bahwa Frans Donald memahami Trinitas sebagai Modalisme atau bahkan Triteisme.

Metodologi penelitian Frans Donald sangat tidak ilmiah.  Dengan segala cara, Frans Donald berusaha membuktikan teorinya.   Pada dasarnya, setelah membaca buku-buku Frans Donald, saya menyimpulkan, pertama, Frans Donald melakukan penelitian yang bersifat deduktif.  Artinya, Frans Donald  sudah mempunyai konsep terlebih dahulu baru mencari ayat-ayat pendukung.  Bahkan terkesan memaksakan ayat-ayat yang sama sekali tidak berhubungan dengan konteks pembahasan untuk memihak pada konsepnya.  Kedua, Frans Donald  melakukan penafsiran eisegesis yaitu memasukkan arti ke dalam teks Alkitab, bukan eksegesis, menarik arti dari dalam teks.  Cara ini (eisegesis, akan terlihat pada ayat-ayat yang dibahas) sangat tidak Alkitabiah, sekalipun ayat yang dibahas adalah ayat Alkitab.  Ketiga, Frans Donald  juga melakukan pengutipan secara tidak utuh, yaitu mengutip sebagian pendapat yang dianggap dapat mendukung teori Frans Donald , sementara maksud atau tujuan yang sesungguhnya, yang bahkan bertentangan dengan konsepnya tidak dikutip.  Keempat, jika ternyata ada ayat-ayat yang mendukung konsep bahwa Yesus adalah Allah (sejati) maka Frans Donald  mengurangi makna Allah menjadi ’allah’, atau ’bersifat allah’ dan mencari dukungan dengan mengangkat ayat-ayat tentang ’allah’ dengan tujuan memaksakan konsep bahwa kata ’Allah’ dalam sebuah ayat tidak harus diartikan sebagai ’Allah Sejati’.  Terakhir, Frans Donald  juga memuat ayat-ayat terjemahan-terjemahan Alkitab untuk memaksakan konsep bahwa Yesus bukanlah Allah yang setara dengan Allah sejati sekalipun ayat tersebut berkata bahwa Yesus adalah Allah dan memaksakan penafsiran bahwa ayat itu tidak berkata bahwa Yesus adalah Allah sejati.

baca juga: Unitarian Universalism: A Narrative History

baca juga: American Unitarianism 1805-1865

Saya tidak akan membahas seluruh isi buku-buku Frans Donald .  Hanya bagian-bagian yang berhubungan dengan Alkitab yang Frans Donald  pakai sebagai alibi untuk menyerang Trinitas, meluruskan makna ayat-ayat yang digunakan dan menjawab dengan bukti-bukti Alkitab bahwa Trinitas itu Alkitabiah dan layak dipercaya.  Jika sebuah bagian dari buku Frans Donald  tidak saya bahas, itu berarti bahwa bagian tersebut tidak ada hubungan dengan konsep Trinitas atau saya tidak merasa bagian itu penting untuk dibahas atau bagian tersebut tidak ada masalah dengan pemahaman Kristen tentang Trinitas.

baca juga: American Unitarianism and the Protestant Dilemma: The Conundrum of Biblical Authority

baca juga: For faith and freedom: A short history of Unitarianism in Europe

Saya juga tidak akan memberi komentar atas ayat-ayat Al Qur’an, Hadits dan pendapat-pendapat dari tokoh-tokoh dalam buku-buku Frans Donald .  Karena saya bukan seorang mufasir, saya tidak akan menafsirkan Al’Quran.  Juga karena Al Qur’an bukan Kitab Suci saya, saya ingin konsisten dengan ”etika iman” bahwa Kitab Suci sebuah agama tidak boleh ditafsirkan atau dijelaskan dari kacamata di luar iman Kitab Suci tersebut.  Karena itulah, untuk menghormati Umat Islam, saya tidak akan membahas  ayat-ayat Al Qur’an, dan Hadits.

Other Post:  Empat Pandangan Sejarah Umat Baptis

baca juga: Unitarianism Defined: The Scripture Doctrine of the Father, Son and Holy Ghost

baca juga: Unitarian Universalism Is a Really Long Name

Kemudian untuk memberi pemahaman yang benar dan Alkitabiah mengenai Trinitas, saya akan menjelaskan Trinitas (bukan Triteisme atau Modalisme) dari Alkitab tentunya.  Mengenai terjemahan, saya memakai Alkitab Terbitan LAI sebagai bahan pembahasan.  Sementara Alkitab dengan bahasa-bahasa Asli, yakni Alkitab Bahasa Ibrani, Perjanjian Lama dan Alkitab Bahasa Yunani, Perjanjian Baru akan saya pakai untuk mendapatkan pengertian yang lebih mendalam terhadap kata atau frasa dalam sebuah ayat.  Untuk Alkitab berbahasa Inggris saya menggunakan New American Standard Bible (NASB) dan New International Version (NIV).  Kedua Alkitab tersebut diterjemahkan langsung dari Greek New Testament (GNT) dan berusaha untuk sedekat mungkin dengan bahasa Asli.  Selamat menyelidiki. Tuhan menyertai Anda!

Rev. Daniel H. Herman, M.Th is a Faculty member of Kalimantan Theological Seminary and Director of Undergraduate Program of Theology and Lecturer in
  • New Testament Greek
  • Comprehensive Exposition of the New Testament
  • The Exposition of The Gospel According to Mark
  • The Exposition of The Acts
  • The Exposition of Prison Letters
  • Jesus' Parables
  • The Life of Lord Jesus

Statements of Faith

I believe that the Bible which consists of 66 books in the original language (Hebrew, Aramaic, and Greek) is the only words of God and that is the only guideline for human life and salvation; the correct interpretation of the Bible is the openly interpretation with other believers; individual interpretation cannot be recognized as a guide to faith and life.

Related Reading:

I believe that God is the Creator of the universe that creates from nothing. One God has existed since eternity in three equal persons, Father, Son, and Holy Spirit; Jesus Christ is exist from eternity without beginning with the Father and the Holy Spirit, the true God who had become a true human, born from the virgin Mary, the true God who suffered in true human form, the true God who died as a true human, rose on the third day, ascended to Heaven, rule as King and High Priest of His People and will come again to judge all men; The Holy Spirit is God, who is active and continues to convict the world of sin, truth, and judgment, renew life, anoint, inhabit, teach, explain, gives power to believers to witness, serve, and live holy.

Related Reading:
Other Post:  Pengalaman yang Menggetarkan!

I believe that humans, by their own choice have sinned, and therefore the Holy God rejects humans so that humans are separated from God, cursed and dead; humans cannot save themselves from curses and death by doing good deeds, worshiping, or carrying out certain ceremonies or religious laws; Jesus' death on the cross is the only manifestation of God's justice and sanctity that punished the sin and form of God's love, so that with Jesus' death, God can accept and forgive humans without tarnishing His holiness and justice. Humans can be cleansed from sin if and only if they repent and accept Jesus Christ as the only Savior and Intermediary; after that, human death becomes the gateway to eternity, every believer who dies receives a new body and eternal life with God, but every person who rejects Jesus Christ, receives eternal punishment.

Related Reading:

I believe that each group of believers in every place is a unique and independent church, which becomes a miniature and visible form of the universal church under the authority of Jesus Christ, the only Head of the Church with the Bible as the only rule and teaching for the church; Unity of the Church is the unity of the purpose of God's mission in the world, not the unity of organizations or certain dogmas; Every member of the church is an independent priest, who binds himself conformity to the purpose of the church by living holy and being a witness of Christ and free to left a church and join an other church.

Related Reading:

Saya percaya bahwa Alkitab yang terdiri dari 66 kitab dalam bahasa asli (Ibrani, Aram, dan Yunani) adalah satu-satunya firman Allah yang menjadi satu-satunya pedoman bagi kehidupan dan keselamatan manusia; penafsiran Alkitab yang benar adalah penafsiran yang dilakukan secara terbuka dan bersama-sama dengan orang percaya lainnya; penafsiran individu tidak dapat diakui sebagai pedoman bagi iman dan kehidupan.

Related Reading:

Saya percaya bahwa Allah adalah Pencipta alam semesta yang menciptakan dari ketiadaan. Allah yang esa ada sejak kekekalan dalam tiga pribadi yang setara, Bapa, Anak, dan Roh Kudus; Yesus Kristus ada sejak kekekalan tanpa awal bersama Bapa dan Roh Kudus, Allah sejati yang telah menjadi manusia sejati, dilahirkan oleh perawan Maria, Allah sejati yang menderita dalam wujud manusia sejati, Allah sejati yang mati sebagai manusia sejati, bangkit pada hari ketiga, naik ke Surga, memerintah sebagai Raja dan Imam Besar bagi Umat-Nya dan akan datang kembali untuk menghakimi semua manusia; Roh Kudus adalah Allah, yang sedang aktif dan terus menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran, dan penghakiman, memperbaharui kehidupan, mengurapi, mendiami, mengajar, menerangkan, memberikan kuasa kepada orang-orang percaya untuk bersaksi, melayani, dan hidup kudus.

Other Post:  Prinsip-prinsip Umat Baptis
Related Reading:

Saya percaya bahwa manusia, atas pilihannya sendiri telah berdosa, dan oleh sebab itu Allah yang Mahasuci menolak manusia sehingga manusia terpisah dari Allah, terkutuk dan mati; manusia tidak dapat menyelamatkan diri sendiri dari kutuk dan kematian dengan cara berbuat baik, beribadah, atau melakukan upacara atau hukum agama yang tertentu; kematian Yesus di salib, adalah satu-satunya wujud keadilan dan kesucian Allah yang menghukum dosa dan wujud kasih Allah yang menghendaki manusia diselamatkan, sehingga dengan kematian Yesus, Allah dapat menerima dan mengampuni manusia tanpa menodai kekudusan dan keadilan-Nya. Manusia dapat disucikan dari dosa jika dan hanya jika bertobat dan menerima Yesus Kristus sebagai satu-satunya Juruselamat dan Perantara; setelah itu, kematian manusia menjadi pintu gerbang kekekalan, setiap orang percaya yang wafat menerima tubuh baru dan hidup kekal bersama Allah, tetapi setiap orang yang menolak Yesus Kristus menerima hukuman kekal.

Related Reading:

Saya percaya bahwa setiap kelompok orang percaya di suatu tempat adalah gereja yang unik dan merdeka, yang menjadi miniatur dan wujud nyata gereja universal di bawah otoritas Yesus Kristus, satu-satunya Kepala Gereja dengan Alkitab sebagai satu-satunya aturan dan ajaran bagi gereja; Kesatuan Gereja adalah kesatuan tujuan misi Allah di dalam dunia, bukan kesatuan organisasi atau dogma tertentu; Setiap anggota gereja adalah seorang imam yang merdeka, yang mengikatkan diri secara sukarela pada tujuan gereja dengan hidup kudus dan menjadi saksi Kristus serta yang merdeka untuk keluar dari atau bergabung dengan kelompok gereja lain.

Related Reading:

Recent Visitors

Visitors

  • 728
  • 1,212
  • 10,497
  • 195,858
Autosurf Websyndic